Unsur-Unsur Intrinsik Pada Sebuah Kapal

08Oct09

Unsur-Unsur Intrinsik: Pada Sebuah Kapal (Bab 7 – Bab 10)
a. Tema
Tema yang bisa terlihat pada novel “Pada sebuah Kapal” bab 7 hingga bab 10, tak begitu beda dengan tema secara overall yang dijelaskan oleh novel karya NH DINI. Tema yang dimaksud oleh saya adalah, “Kasih sayang akan berjaya”. Pada mukanya, tema ini tak begitu jelas, hal ini dikarenakan oleh perilaku yang tak baik yang telah diberi kepada Sri oleh suaminya Charles. Walaupun disiksa dan tak diberi kasih sayang tulus oleh suaminya, Sri tetap bisa bersabar dan bertahan dalam pernikahannya, hingga tema “Kasih sayang akan berjaya” bisa menjadi jelas. Sri tetap sayang kepada suaminya hingga semua rasa benci dan rasa pedih bisa ia abaikan dan melanjutkan kisah kasihnya dengan Charles.
b. Latar
Latar pada bab 7 hingga bab 10, ditetapkan pada suatu tempat yaitu negara Jepanpang adalahg, latar belakang bagian 7 sampai 10 ditempatkan oleh Jepang. Ini dikarenakan oleh Sri mengikuti sang suami tercintanya Charles, suaminya mempunyai jabatan yang dipindahkan kepada negara Jepang. Tempat tinggal mereka pada negara Jepang di daerah dalam kota, sehingga Charles bisa mendapatkan cara untuk bisa ngomong bahasa Jepang.
c. Alur Cerita
Alur Cerita tersebut telah berpindah-pindah, tetapi, latar yang tetap dipakai pada bagian bab 7 hingga bab 10, adalah sewaktu Sri berpindah negara kepada Kepang, cerita pada novel tersebut menjadi lebih menarik, dan membuat sang pembaca lebih penasaran kepada kejadian-kejadian yang akan terjadi. Alur cerita pada novel tulisan karya NH DINI, sangat dipengaruhi oleh konflik-konflik yang dialami oleh Sri, fisik maupun emosi.
d. Konflik
Konflik pada bab 7 hingga bab 10, memiliki dua sifat yaitu, konflik fisik dan konflik emosi. Konflik fisik atau eksternal yang terjadi kepada bagian tersebut adalai kepada konflik yang dilihatkan kepada sang pembaca tentang kelakuan Charles kepada Sri. Yaitu, siksaan mental dan fisik yang dialami oleh Sri, dan cara yang dia melupakan dan menghadapi konflik-konflik tersebut. Dengan konflik fisik dan emosi, Alur Cerita dibantu untuk menjadi makin menarik dan membuat sang pembaca makin penasaran.
e&f. Tokoh & Penokohan/Perwatakan
Tokoh-tokoh dan cara menokohkan karakter-karakter tersebut di dalam novel tersebut adalah salah satu cara NH Dini menjadikan novel tulisan karyanya menjadi lebih seru dan makin menarik. Sifat-sifat yang dimiliki oleh Sri adalah seorang istri yang pertamanya lemah lembut, tetapi majunya cerita tersebut, Sri menjadi seorang wanita yang memiliki beberapa perilaku yang keras. Perbedaan dalam sifat Sri, dikarenakan oleh suaminya Charles yang memiliki sifat-sifat sebagai seorang yang berdarah-dingin, dan tak begitu peduli dengan istrinya. Sang pembaca bisa melihat hal-hal tersebut dengan cara penokohan yang dipake NH DINI dengan membuat pembaca membikin inferensi-inferensi tentang sifat-sifat yang dimiliki oleh tokoh dari apa yang dilakukan atau diomongkan oleh tokoh-tokoh tersebut pada bab 7 hingga bab 10.
g. Moral
Moral yang disampaikan pada bagian ini adalah, “Pikirkan konsekuensi sebuah keputusan, sebelum membuat keputusan tersebut”. Tetapi moral tersebut tak begitu jelas pada bab 7 hingga bab 10, dikarenakan oleh presentasi sang moral yang belum utuh sepenuhnya. Sang pembaca hanya bisa membuat inferensi tentang moral yang disampaikan karena, kecepetan keputusan Sri, yang kini membuat ia serasa tersiksa.
h. Sudut Pandang
Sudut pandang yang dipakai pada cerita “Pada Sebuah Kapal” adalah sudut pandang “peninjau”. Kesimpulan tersebut bisa diambil karena cara sang penulis menceritakan peristiwa dan kejadian yang terjadi dengan menyimpan pembaca pada sisi sang tokoh utama. Tokoh utama memberitahu sang pembaca tentang apa yang ia rasakan dan yang ia berpikir.
i. Gaya Bahasa
Gaya bahasa yang dipakai oleh sang penulis, NH DINI, adalah sebuah gaya yang membuat ceritanya menjadi gampang dibaca dikarenakan oleh komunikatifnya novel DINI. Dini memakai kata-kata yang cukup gampang untuk dimengerti dan sang penulis memakai berbagai majas seperti citraan, penokohan tokoh bulat, dll. Dengan memakai berbagai majas-majas tersebut, sang pembaca menjadi lebih menarik dan penasaran kepada cerita yang sedang ia bacakan.

About these ads


No Responses Yet to “Unsur-Unsur Intrinsik Pada Sebuah Kapal”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: